Otomotif Panduan praktis
Box Motor & Carrier

Perbandingan Tas Samping Motor Soft dan Hard untuk Driver Ojol

Bingung memilih tas samping motor soft atau hard case untuk ojol? Simak perbandingan mendalam dari segi ketahanan cuaca, kapasitas, keamanan, hingga kenyamanan berkendara harian Anda di sini.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Jawaban Singkat: Mana yang Lebih Cocok untuk Ojol?

Menentukan jenis tas samping motor yang tepat merupakan keputusan krusial bagi para driver ojek online (ojol) di Indonesia. Tas samping motor bukan sekadar aksesori tambahan, melainkan alat produksi utama yang langsung memengaruhi keselamatan berkendara, kecepatan pengantaran, dan keamanan barang penumpang atau pelanggan. Antara tipe soft bag (berbahan kain/semi-fleksibel) dan hard case (berbahan plastik keras/aluminium), tidak ada satu pemenang mutlak karena keduanya dirancang untuk kebutuhan operasional yang berbeda di jalanan.

Pilihan terbaik sepenuhnya bergantung pada jenis layanan pengantaran yang paling sering Anda jalani setiap hari serta karakteristik sepeda motor yang digunakan. Jika Anda mengutamakan aspek keamanan tinggi dan perlindungan mutlak untuk barang-barang berharga, maka tipe penutup kaku adalah opsi yang paling rasional. Sebaliknya, jika Anda membutuhkan fleksibilitas ruang untuk membawa muatan berdimensi tidak biasa, tipe kain menawarkan kepraktisan yang sulit ditandingi oleh wadah statis.

Pilih Hard Case jika Anda lebih sering melayani pengantaran barang berharga, dokumen penting, paket elektronik, atau makanan dalam wadah kaku yang membutuhkan perlindungan maksimal dari benturan fisik, cuaca buruk, dan risiko pencurian saat ditinggal di area parkir. Kotak keras memberikan proteksi struktural yang sangat andal terhadap tekanan eksternal dan kondisi lingkungan yang tidak menentu.

Produk yang disebutkan dalam panduan ini

Pilih Soft Bag jika prioritas harian Anda adalah fleksibilitas volume untuk membawa muatan dengan bentuk tidak beraturan seperti pesanan makanan porsi besar, sering melepas tas untuk dibawa masuk ke dalam gedung atau restoran, serta menginginkan bobot kendaraan yang tetap ringan untuk bermanuver di kemacetan kota besar. Tas kain ini sangat mudah disesuaikan dengan kapasitas muatan yang dinamis.

Realitas jalanan di Indonesia—mulai dari hujan deras tiba-tiba, jalanan berlubang, gang-gang sempit pemukiman, hingga risiko kriminalitas jalanan—menuntut Anda untuk memahami kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kompartemen tambahan ini secara mendalam sebelum menginvestasikan uang hasil kerja keras Anda.

Analisis Dimensi Utama untuk Kebutuhan Pengantaran

Setiap driver ojol menghadapi tantangan operasional yang unik setiap harinya. Untuk menentukan pilihan yang paling menguntungkan dalam jangka panjang, kita perlu membedah performa kedua jenis tas samping ini ke dalam beberapa dimensi utama yang paling memengaruhi produktivitas dan kenyamanan kerja Anda di lapangan.

tas samping motor

Ketahanan Cuaca dan Perlindungan Barang

Faktor cuaca di Indonesia yang didominasi oleh panas ekstrem dan hujan deras yang tiba-tiba menuntut kompartemen motor memiliki ketahanan air yang mumpuni. Dalam hal ini, hard case menawarkan keunggulan yang sangat konsisten. Sebagian besar kotak keras berkualitas tinggi telah dilengkapi dengan sistem sambungan presisi dan seal karet (rubber gasket) bawaan pada sepanjang bibir penutupnya. Desain ini memastikan air hujan tidak dapat merembes ke dalam kompartemen, bahkan saat motor dipacu menembus badai sekalipun, sehingga dokumen atau barang elektronik pelanggan tetap kering sempurna.

Selain perlindungan terhadap air, cangkang kaku pada hard case bertindak sebagai perisai pelindung yang sangat efektif. Ketika motor Anda terparkir di area yang padat dan berisiko terhimpit oleh motor lain, atau saat terjadi senggolan ringan di jalan raya, struktur kaku ini akan menyerap energi benturan. Hal ini memastikan bahwa barang-barang sensitif di dalamnya, seperti makanan dalam wadah plastik tipis atau barang pecah belah, tidak akan hancur atau rusak akibat tekanan mekanis dari luar.

Di sisi lain, soft bag sangat bergantung pada kualitas material tekstil dasar yang digunakan oleh produsen, seperti kain Cordura, nilon balistik, atau terpal PVC (tarpaulin). Meskipun banyak produk di pasaran yang diklaim memiliki sifat menolak air (water-resistant), Anda harus memahami bahwa air tetap dapat merembes melalui celah-celah jahitan, sambungan ritsleting, atau lipatan tas saat terpapar hujan deras dalam waktu lama. Kelembapan udara yang tinggi juga dapat membuat bagian dalam tas menjadi lembap jika sirkulasi udara tidak terjaga dengan baik.

Oleh karena itu, bagi driver ojol yang memilih untuk menggunakan soft bag, sangat disarankan untuk selalu memeriksa spesifikasi label produk dengan saksama. Pastikan produk tersebut dilengkapi dengan penutup hujan tambahan (rain cover) khusus, atau pilihlah model tas yang mengadopsi sistem gulung atas (roll-top) berbahan terpal PVC tanpa jahitan luar (welded seams). Langkah pencegahan ini sangat penting untuk menghindari komplain dari pelanggan akibat barang hantaran yang basah kuyup terkena air hujan.

Kapasitas, Fleksibilitas, dan Kemudahan Akses

Dalam aktivitas pengantaran harian, jenis dan dimensi barang yang Anda bawa akan selalu berubah-ubah dari satu orderan ke orderan berikutnya. Tas samping berbahan kain (soft bag) menawarkan fleksibilitas kapasitas yang luar biasa karena sifat materialnya yang elastis dan dapat meregang. Banyak produsen merancang tas kain dengan fitur ritsleting ekspansi (expander) yang memungkinkan volume tas diperbesar hingga beberapa liter dalam sekejap ketika Anda menerima muatan ekstra besar.

Fleksibilitas ini sangat membantu ketika Anda mendapatkan pesanan makanan porsi keluarga dengan kotak kemasan yang lebar, atau paket hantaran berupa pakaian yang dibungkus plastik tebal berdimensi tidak beraturan. Tas kain akan mengikuti bentuk barang yang dimasukkan ke dalamnya tanpa merusak struktur barang tersebut. Saat tas sedang kosong atau hanya berisi sedikit barang, Anda juga dapat mengencangkan tali kompresi agar dimensi tas menyusut dan profil motor Anda tetap ramping.

Sebaliknya, hard case memiliki keterbatasan dalam hal adaptabilitas ruang karena dinding-dindingnya terbuat dari material padat yang kaku dan statis. Jika Anda menerima barang hantaran yang dimensinya melebihi kapasitas internal kotak meskipun hanya beberapa milimeter, Anda tidak akan bisa menutup kotak tersebut dengan rapat. Keterbatasan ini menuntut Anda untuk lebih selektif dalam menerima jenis orderan paket agar tidak terjadi penolakan akibat keterbatasan ruang penyimpanan.

Namun, bentuk internal hard case yang rata, tegak, dan simetris memberikan keuntungan tersendiri dalam hal penataan barang. Anda dapat menyusun kotak-kotak makanan (food container) atau dokumen dengan sangat rapi dan stabil di dalamnya. Hal ini meminimalkan risiko makanan tumpah atau bergeser selama perjalanan akibat guncangan jalanan. Kelebihan ini sangat dihargai oleh driver yang sering melayani pengantaran makanan cepat saji atau minuman dalam kemasan gelas plastik.

Mekanisme akses juga menjadi pembeda yang signifikan antara kedua tipe kompartemen ini. Soft bag umumnya menggunakan kombinasi ritsleting, gesper plastik (buckle), atau perekat velcro yang sangat cepat dan praktis untuk dibuka-tutup saat Anda sedang terburu-buru mengejar waktu pengantaran. Namun, komponen-komponen ini membutuhkan perawatan ekstra karena ritsleting kain sangat rentan macet, aus, atau robek jika sering terpapar debu jalanan, pasir, dan cipratan air kotor tanpa pernah dibersihkan.

Sementara itu, hard case menggunakan sistem pengunci mekanis berbahan logam atau plastik keras yang dioperasikan dengan anak kunci atau nomor kombinasi. Meskipun proses membuka dan mengunci kembali membutuhkan waktu beberapa detik lebih lama, sistem ini menawarkan keandalan mekanis yang jauh lebih tinggi dalam jangka panjang. Anda tidak perlu khawatir tentang risiko ritsleting yang macet di tengah jalan saat Anda harus segera menyerahkan paket kepada pelanggan yang sudah menunggu.

Keamanan, Anti-Maling, dan Durabilitas

Faktor keamanan barang bawaan merupakan salah satu aspek yang paling sering memicu kecemasan para driver ojol saat bekerja di kota-kota besar. Ketika Anda harus memarkir sepeda motor di pinggir jalan atau di area parkir gedung yang tidak terjaga untuk mengambil pesanan makanan di dalam mal, motor beserta kompartemennya sering kali ditinggalkan tanpa pengawasan langsung dalam durasi yang cukup lama.

Dalam skenario seperti ini, hard case memberikan tingkat keamanan yang jauh lebih superior dibandingkan dengan tas kain. Sistem penguncian terintegrasi pada kotak keras dirancang untuk menahan upaya pembongkaran paksa oleh pencuri oportunistik. Struktur dindingnya yang kokoh juga tidak dapat disayat menggunakan pisau atau alat pemotong tajam lainnya. Keamanan ekstra ini memberikan ketenangan pikiran yang sangat berharga bagi Anda saat harus membawa barang-barang bernilai tinggi seperti telepon genggam, laptop, atau dokumen berharga milik pelanggan.

Sebaliknya, soft bag memiliki kerentanan yang sangat tinggi terhadap tindakan kriminalitas jalanan. Kain tas, sekuat apa pun klaim bahan yang digunakan, tetap dapat disobek dengan mudah menggunakan pisau cutter atau silet dalam hitungan detik oleh pelaku kejahatan yang berniat buruk. Ritsleting pada tas kain juga dapat disiasati dengan mudah menggunakan ujung pena atau obeng kecil tanpa merusak ritsleting itu sendiri, sehingga barang di dalamnya dapat diambil tanpa menimbulkan kecurigaan awal.

Oleh karena itu, jika Anda memutuskan untuk menggunakan soft bag, sangat tidak disarankan untuk meninggalkan barang-barang berharga di dalam tas saat motor terparkir di tempat umum. Anda harus selalu membawa masuk tas tersebut bersama Anda, atau menggunakan gembok kecil tambahan pada ritsleting sebagai upaya pencegahan minimal, meskipun hal ini tentu saja mengurangi kepraktisan dan kecepatan kerja Anda di lapangan.

Dari aspek durabilitas bahan, kedua jenis tas samping ini memiliki karakteristik keausan yang berbeda akibat paparan cuaca ekstrem secara terus-menerus. Hard case yang terbuat dari bahan plastik ABS atau serat karbon imitasi rentan mengalami penurunan kekuatan struktural (menjadi getas dan mudah retak) jika sering dijemur di bawah terik matahari siang hari tanpa adanya lapisan pelindung sinar UV yang memadai. Selain itu, engsel dan mekanisme pengunci logam pada kotak keras dapat mengalami korosi atau karat jika sering terkena air hujan asam tanpa dibilas dan dilumasi secara rutin.

Di sisi lain, soft bag rentan mengalami kerusakan pada kekuatan jahitan penahan beban akibat guncangan konstan saat motor melewati jalanan berlubang dengan muatan penuh. Warna kain tas juga akan memudar secara perlahan seiring berjalannya waktu akibat radiasi sinar matahari, yang dapat mengurangi estetika tampilan profesional Anda di depan pelanggan. Sebelum melakukan pembelian, sangat penting bagi Anda untuk memverifikasi garansi produk yang ditawarkan oleh pabrikan serta memeriksa kualitas jahitan ganda (double stitching) pada titik-titik kritis tas.

Kenyamanan Berkendara dan Ruang Gerak Kaki

Kenyamanan ergonomis selama berkendara berjam-jam setiap hari sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan tingkat kelelahan seorang driver ojol. Pemasangan tas samping motor secara langsung akan mengubah distribusi berat kendaraan serta memengaruhi ruang gerak tubuh Anda maupun penumpang yang Anda boneng saat melayani orderan perjalanan (ride-sharing).

Hard case memiliki dimensi fisik yang kaku dan lebar yang tidak dapat disesuaikan. Pemasangan kotak keras pada motor berdimensi kecil, seperti skutik entry-level atau motor bebek, dapat membatasi ruang kaki (legroom) bagi penumpang belakang secara signifikan. Penumpang mungkin akan merasa kesulitan untuk menempatkan kaki mereka pada pijakan kaki (footstep) dengan nyaman karena terhalang oleh dinding depan kotak samping. Selain itu, lebar motor yang bertambah secara permanen juga menuntut konsentrasi ekstra dari Anda saat harus bermanuver membelah kemacetan lalu lintas yang padat agar tidak menyenggol spion mobil atau pembatas jalan.

Sebaliknya, soft bag menawarkan profil berkendara yang jauh lebih ramping dan ramah terhadap ruang gerak kaki. Karena materialnya yang fleksibel, tas kain dapat menyesuaikan diri dengan lekukan bodi motor dan posisi kaki penumpang belakang. Saat tas sedang tidak diisi penuh, dimensinya akan mengempis secara alami sehingga tidak menambah lebar motor secara signifikan. Hal ini memungkinkan Anda untuk tetap berkendara dengan kelincahan yang sama seperti saat motor tidak menggunakan tas samping.

Namun, penggunaan soft bag menuntut ketelitian yang sangat tinggi dalam hal metode pengikatan dan distribusi beban di dalam tas. Jika tas kain diisi dengan muatan yang terlalu berat tanpa ditarik kencang menggunakan tali pengikat (strap) yang presisi, tas memiliki kecenderungan untuk melorot ke bawah akibat gaya gravitasi dan guncangan jalanan. Kondisi ini sangat berbahaya karena tas yang melorot dapat menyentuh pipa knalpot yang bersuhu sangat tinggi, yang berpotensi melelehkan bahan tas dan membakar barang bawaan di dalamnya. Lebih buruk lagi, tas yang kendur berisiko tersangkut pada jeruji roda belakang atau piringan rem, yang dapat menyebabkan roda terkunci secara tiba-tiba dan mengakibatkan kecelakaan fatal di jalan raya.

Tabel Ringkasan: Soft Bag vs Hard Case

Untuk memudahkan Anda dalam membandingkan kedua opsi kompartemen tambahan ini secara cepat, berikut adalah tabel ringkasan yang menyajikan perbandingan karakteristik teknis dan operasional antara soft bag dan hard case:

Dimensi PerbandinganSoft BagHard Case
Material UtamaKain tekstil (Cordura, Nilon, PVC Tarpaulin)Plastik rekayasa (ABS, Polypropylene) atau Aluminium
Ketahanan Air (Bawaan)Terbatas (membutuhkan rain cover tambahan)Sangat tinggi (dilengkapi dengan seal karet kedap air)
Fleksibilitas KapasitasSangat fleksibel (dapat meregang dan diekspansi)Statis/Kaku (volume internal tidak dapat berubah)
Tingkat KeamananRendah (mudah disayat atau dibuka paksa)Tinggi (dilengkapi sistem kunci logam terintegrasi)
Bobot KosongRingan (meminimalkan beban tambahan pada motor)Lebih berat (menambah beban dasar pada rangka motor)
Kemudahan Dilepas-PasangSangat mudah (menggunakan sistem tali/velcro cepat)Membutuhkan bracket khusus (sering kali semi-permanen)
Investasi AwalLebih terjangkau dan ekonomisInvestasi awal lebih tinggi (termasuk biaya bracket)

Kerangka Keputusan: Pilih Berdasarkan Gaya Kerja Anda

Untuk membantu Anda mengambil keputusan pembelian yang paling tepat dan efisien tanpa membuang-buang anggaran, Anda dapat menggunakan kerangka keputusan praktis di bawah ini yang disesuaikan dengan gaya kerja harian Anda sebagai driver ojol:

Pilih Tas Samping Soft Jika:

  • Layanan Utama: Anda lebih sering mengambil orderan pengantaran makanan (food delivery) dalam jumlah besar, katering harian, atau pesanan belanjaan dapur yang memiliki bentuk kemasan tidak beraturan dan rawan rusak jika ditekan paksa.
  • Mobilitas Fisik: Anda sering harus melepas tas samping dan membawanya masuk ke dalam area restoran yang padat atau naik ke lantai atas apartemen demi kepraktisan dan kecepatan pelayanan.
  • Karakteristik Motor: Anda mengendarai sepeda motor dengan bodi ramping atau kapasitas mesin kecil yang membutuhkan kompartemen ringan agar tidak menguras tenaga mesin dan menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Pilih Tas Samping Hard Jika:

  • Layanan Utama: Anda memfokuskan aktivitas kerja pada layanan pengantaran paket (instant courier), dokumen penting perusahaan, barang elektronik sensitif, atau barang pecah belah yang membutuhkan perlindungan fisik mutlak dari benturan.
  • Kondisi Parkir: Anda sering memarkir kendaraan di area parkir umum terbuka yang tidak diawasi secara ketat oleh petugas keamanan saat Anda harus masuk ke dalam gedung tinggi untuk mengambil atau mengantarkan barang.
  • Kemudahan Perawatan: Anda menginginkan solusi penyimpanan yang sepenuhnya kedap air secara instan tanpa perlu repot memasang penutup hujan tambahan setiap kali awan mendung mulai terlihat di langit.

Verifikasi Sebelum Membeli:

  • Kesesuaian Dudukan (Bracket): Sebelum melakukan transaksi pembayaran, Anda wajib memverifikasi kompatibilitas braket penahan (bracket sidebox) dengan merek, model, dan tahun pembuatan sepeda motor Anda. Jangan pernah memaksakan pemasangan braket yang tidak presisi karena dapat merusak titik-titik baut pada rangka utama motor Anda.
  • Akses Komponen Motor: Pastikan posisi pemasangan tas samping tidak menghalangi akses-akses penting pada motor Anda, seperti lubang kunci pembuka jok, mekanisme pengisian bahan bakar (terutama untuk motor yang tangki bensinnya berada di bawah jok), serta visibilitas lampu sein dan lampu rem belakang.
  • Regulasi Jalan Raya: Periksa dimensi lebar total motor setelah dipasang tas samping. Berdasarkan aturan keselamatan lalu lintas, lebar kompartemen tambahan tidak boleh melebihi lebar setang kemudi motor Anda agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain saat berkendara.

Panduan Pemasangan dan Perawatan yang Aman

Pemasangan kompartemen tambahan seperti tas samping motor harus dilakukan dengan sangat cermat demi menjaga keselamatan berkendara Anda dan pengguna jalan lainnya. Sebelum Anda mulai memasang produk yang telah dibeli, pastikan untuk membaca dengan teliti buku manual instruksi pemasangan dari produsen tas maupun produsen braket motor Anda.

Batas Keselamatan Pemasangan: Pemasangan tas samping—baik tipe kain maupun kotak keras—sama sekali tidak boleh menutupi atau menghalangi visibilitas lampu sein, lampu rem belakang, serta pelat nomor kendaraan Anda. Visibilitas lampu-lampu indikator ini sangat krusial untuk memberikan sinyal yang jelas kepada pengendara lain di belakang Anda, terutama saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi hujan lebat.

Bagi pengguna soft bag, pastikan semua tali pengikat (strap) telah ditarik dengan kencang dan sisa-sisa tali yang menjuntai diikat atau diselipkan dengan rapi. Tali pengikat yang dibiarkan melambai bebas sangat berbahaya karena dapat tersangkut pada rantai roda yang berputar cepat, piringan rem, atau menyentuh pipa knalpot yang panas. Jika Anda merasa ragu dengan kekuatan atau kepresisian pemasangan braket penahan tas, sangat disarankan untuk membawa motor Anda ke bengkel aksesori motor profesional terdekat untuk mendapatkan bantuan pemasangan yang aman dan standar.

Manajemen Beban: Setiap tas samping dan braket penahan memiliki batas beban maksimum (maximum load capacity) yang telah diuji secara aman oleh pihak pabrikan. Anda wajib mematuhi batas beban tersebut dan tidak pernah mencoba membawa muatan yang melebihi kapasitas yang ditentukan. Membawa beban berlebih pada satu sisi motor saja akan merusak keseimbangan kendaraan secara drastis, membuat setang kemudi terasa berat ke satu sisi, dan mempercepat kerusakan pada komponen suspensi belakang (sokbreker).

Biasakan untuk selalu mendistribusikan berat barang bawaan secara seimbang antara sisi kiri dan kanan motor. Letakkan barang-barang yang memiliki bobot paling berat di bagian paling bawah kompartemen dan sedekat mungkin dengan bodi motor untuk menjaga stabilitas pusat gravitasi kendaraan Anda saat melakukan manuver berbelok atau saat melewati jalanan yang bergelombang.

Perawatan Rutin:

  • Perawatan Soft Bag: Bersihkan debu, pasir, dan kotoran kering yang menempel pada ritsleting menggunakan sikat gigi bekas yang berbulu halus secara rutin. Lumasi ritsleting secara berkala menggunakan lilin batang atau pelumas silikon semprot khusus agar mekanisme pembukaan tetap lancar dan mencegah ritsleting terlepas dari jalurnya. Jika tas terkena lumpur, cuci dengan air bersih dan sabun berformula lembut, lalu keringkan di tempat yang teduh tanpa terkena sinar matahari langsung agar warna kain tidak cepat pudar.
  • Perawatan Hard Case: Bersihkan karet pelindung (rubber seal) pada penutup kotak menggunakan kain lap basah untuk menghilangkan debu yang dapat mengurangi kemampuan kedap airnya. Oleskan cairan pelindung bahan plastik (plastic conditioner) pada permukaan luar kotak minimal sebulan sekali untuk menjaga kelembapan material plastik agar tidak mudah retak akibat paparan sinar matahari.
  • Pemeriksaan Baut Braket: Getaran konstan dari mesin motor dan guncangan akibat kondisi jalanan yang rusak dapat melonggarkan baut-baut pengikat pada braket penahan tas samping secara perlahan tanpa Anda sadari. Lakukan pemeriksaan rutin minimal sebulan sekali dan kencangkan kembali semua baut yang longgar menggunakan kunci pas yang sesuai untuk mencegah braket patah atau terlepas saat Anda sedang membawa muatan penuh di jalan raya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah tas samping motor mempengaruhi keseimbangan saat berkendara?

Ya, pemasangan tas samping motor pasti akan memengaruhi dinamika berkendara dan keseimbangan sepeda motor Anda, terutama saat membawa muatan yang cukup berat. Penambahan kompartemen di sisi kiri dan kanan motor akan menggeser pusat gravitasi kendaraan menjadi lebih rendah dan lebih ke belakang. Efeknya akan sangat terasa saat Anda melakukan manuver berbelok tajam, bermanuver di sela-sela kemacetan, atau saat motor Anda diterpa angin kencang dari samping saat melewati jembatan atau berkendara di dekat kendaraan besar seperti bus dan truk.

Untuk meminimalkan efek limbung tersebut dan menjaga kestabilan berkendara, Anda harus menerapkan teknik distribusi beban yang benar. Selalu letakkan barang bawaan yang paling berat di bagian dasar tas dan posisikan sedekat mungkin dengan bodi tengah motor. Hindari menumpuk barang berat di bagian atas atau terlalu jauh ke arah luar samping tas. Selain itu, pastikan perbedaan berat antara tas sisi kiri dan kanan tidak terlalu jauh berbeda agar motor tidak terasa condong atau menarik ke satu sisi saat Anda melepas sedikit cengkeraman pada setang kemudi.

Bisakah tas samping soft bag sepenuhnya tahan air tanpa rain cover?

Secara umum, sebagian besar produk tas samping berbahan kain (soft bag) standar yang beredar di pasaran Indonesia tidak dapat diandalkan untuk sepenuhnya menahan rembesan air hujan deras tanpa adanya bantuan pelindung tambahan (rain cover). Meskipun bahan kain luar tas sering kali menggunakan material berkualitas yang memiliki lapisan anti-air (water-repellent coating), air hujan tetap memiliki kemampuan tinggi untuk merembes masuk melalui pori-pori jahitan benang, celah-celah kecil pada sambungan ritsleting, atau melalui lipatan kain saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi menembus guyuran hujan deras.

Jika Anda sering berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem tanpa ingin repot memasang rain cover tambahan setiap kali hujan turun, Anda memiliki dua opsi solusi alternatif. Pertama, Anda dapat memilih tipe soft bag khusus yang mengadopsi sistem gulung atas (roll-top dry bag) yang terbuat dari bahan terpal PVC tebal dengan sistem penyambungan tanpa jahitan (welded seams). Sistem penutupan lipat gulung ini sangat efektif mencegah air masuk bahkan dalam kondisi badai sekalipun. Opsi kedua adalah dengan selalu membungkus barang-barang berharga atau dokumen sensitif di dalam kantong plastik klip kedap air terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam tas samping kain Anda untuk memberikan perlindungan ganda yang aman.

Diskusi komunitas

Bagikan pengalaman atau ajukan pertanyaan. Komentar ditinjau sebelum diterbitkan.

Bergabung dalam diskusi

Nama dan email wajib diisi. Email Anda tidak akan dipublikasikan. Tautan tidak diizinkan.